Desa Mekar Sekuntum Ikuti Sosialisasi Sensus Ekonomi dan Pembinaan Desa Cinta Statistik Tahun 2026
Mekar Sekuntum – Dalam rangka mendukung pencapaian output prioritas RPJMN 2025–2029, khususnya implementasi Asta Cita ke-6 mengenai pembangunan berbasis desa untuk pemerataan ekonomi, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sambas melaksanakan program pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 pada tiga desa di wilayah Kabupaten Sambas.
Sehubungan dengan program tersebut, kegiatan sosialisasi dan pembinaan dilaksanakan pada:
- Hari/Tanggal : Senin, 25 Mei 2026
- Waktu : 08.00 WIB s.d. selesai
- Tempat : Ruang Pertemuan Kantor Desa Dungun Perapakan
- Acara : Sosialisasi Sensus Ekonomi dan DTSEN dilanjutkan dengan Pembinaan ke-1 Desa Cinta Statistik (Desa Cantik)
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan desa dan masyarakat, antara lain:
- Kepala Desa Dungun Perapakan
- Sekretaris Desa Mensere
- Kepala Desa Mekar Sekuntum
- Perwakilan Ketua RT Desa Dungun Perapakan sebanyak 3 orang
- Perwakilan Ketua RT Desa Mekar Sekuntum sebanyak 3 orang
- Tim Agen Statistik Desa Dungun Perapakan sebanyak 5 orang
- Tim Agen Statistik Desa Mensere sebanyak 3 orang
- Tim Agen Statistik Desa Mekar Sekuntum sebanyak 5 orang
- Tim Pembina Desa Cinta Statistik BPS Kabupaten Sambas sebanyak 6 orang
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya data statistik yang akurat dan terintegrasi dalam mendukung pembangunan desa. Selain sosialisasi terkait Sensus Ekonomi dan DTSEN, peserta juga mendapatkan pembinaan awal mengenai pengelolaan data desa melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).
Program Desa Cantik merupakan salah satu upaya BPS dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola, memanfaatkan, dan menyajikan data statistik yang berkualitas guna mendukung perencanaan pembangunan desa yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Desa Mekar Sekuntum menyambut baik kegiatan ini dan berharap melalui pembinaan yang berkelanjutan, desa dapat semakin maju dalam tata kelola data, pelayanan publik, serta pembangunan desa yang transparan dan berbasis data.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin